LINTASPOST.ID, GORONTALO – Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Erwinsyah Ismail, memberikan pesan menohok bagi generasi muda di momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Gorontalo, Jumat (05/12/2025). Ia menyerukan agar pemuda Gorontalo segera bangun dari zona nyaman dan mengambil peran strategis dalam menentukan arah masa depan daerah.
Erwinsyah mengingatkan bahwa ruang kompetisi di era globalisasi semakin menyempit, sehingga organisasi kepemudaan tidak boleh hanya sekadar menjadi tempat berkumpul tanpa aksi nyata.
Tantangan Generasi Muda: Ruang Kompetisi yang Sempit
Dalam orasinya, Erwinsyah menekankan bahwa kesadaran dini adalah kunci. Ia mempertanyakan arah gerak banyaknya komunitas pemuda di Gorontalo jika tidak memiliki visi yang jelas.
“Kita harus sadar dan membuka mata bahwa ruang itu semakin kecil. Dengan banyaknya organisasi kepemudaan, pertanyaannya satu: pemuda mau ke mana? Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di rumah sendiri,” tegas Erwinsyah Ismail.
Menyiapkan Diri Menjadi Pemimpin Masa Depan
Politisi muda ini menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan adalah kepastian. Namun, ia mewanti-wanti bahwa kesempatan tidak akan datang kepada mereka yang tidak bersiap. Ada empat pilar persiapan yang ia garis bawahi bagi pemuda:
-
Pendidikan: Menyelesaikan studi sebagai fondasi intelektual.
-
Produktivitas: Aktif berkarya dan menciptakan nilai tambah di masyarakat.
-
Kemandirian Finansial: Menabung dan mandiri secara ekonomi.
-
Keterlibatan Politik: Sadar bahwa kebijakan publik ditentukan melalui jalur politik.
Politik sebagai Instrumen Perubahan
Erwinsyah yang juga merupakan salah satu legislator muda di DPRD Provinsi Gorontalo membuktikan bahwa pintu kekuasaan sudah mulai terbuka bagi anak muda. Namun, ia mengingatkan bahwa biaya pengabdian—baik sosial maupun politik—saat ini tidaklah murah.
“Di DPRD sudah banyak anak muda. Kami tidak menunggu kalian sadar untuk terlibat. This is the time! Politik mengatur segalanya, mulai dari ekonomi hingga pendidikan. Jika kalian punya momentum bisnis, lakukan. Jika mampu di akademik, lakukan. Tapi ingat, pengabdian tertinggi untuk masyarakat adalah melalui kebijakan politik,” tandasnya.
Titik Kebangkitan di Usia Perak
Menutup pernyataannya, Erwinsyah berharap HUT ke-25 Provinsi Gorontalo menjadi titik balik bagi kaum muda untuk tidak lagi apatis. Ia mengajak seluruh pemuda untuk membekali diri agar saat estafet kepemimpinan benar-benar berpindah, mereka telah siap membawa Gorontalo menjadi provinsi yang lebih mandiri dan kompetitif.












