LINTASPOST.ID, GORONTALO – Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, bersama sang istri, turut menunaikan Salat Idul Adha 1446 Hijriah di Masjid Agung Baiturrahman, Kabupaten Gorontalo, Jumat (6/6/2025). Salat Idul Adha ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Anggota DPR RI Rachmat Gobel, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi beserta istri, serta jajaran pemerintah daerah.
Kehadiran para pemimpin daerah dalam momen sakral ini menjadi simbol kuatnya semangat persatuan umat dan solidaritas sosial dalam memperingati hari besar keagamaan.
Usai salat, Ridwan menyampaikan pesan reflektif mengenai makna Idul Adha yang menurutnya bukan hanya tentang ritual semata, tetapi juga tentang keimanan, kepatuhan, dan pengorbanan yang tulus.
“Ketika iman diuji, keikhlasan dan ketaatanlah yang menjadi bukti. Idul Adha mengajarkan kita untuk rela berkorban demi sesuatu yang lebih tinggi nilainya,” ujar Ridwan.
Ia menegaskan bahwa esensi kurban tidak terletak pada fisik hewan yang disembelih, melainkan pada ketulusan hati dalam berbuat.
“Yang sampai kepada Allah bukanlah daging atau darahnya, tetapi keikhlasan dari niat kita,” katanya, mengutip QS Al-Hajj: 37.
Selain sebagai ibadah, kurban juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Ridwan menyebut pembagian daging kurban sebagai bentuk nyata dari kasih sayang, empati, dan kebersamaan dalam masyarakat.
“Idul Adha adalah saat kita mempererat kepedulian sosial. Kita berbagi bukan hanya daging, tapi juga kasih dan empati kepada sesama,” lanjutnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk menjadikan momen Idul Adha sebagai ajang evaluasi diri dalam menjalani hidup yang lebih ikhlas, taat, dan peduli terhadap sesama.
“Pertanyaannya adalah: sudahkah hidup kita mencerminkan keikhlasan dan ketaatan yang diajarkan oleh Idul Adha?” tutup Ridwan.












