LINTASPOST.ID, Gorontalo – Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya dalam mempercepat tiga agenda prioritas melalui rapat kerja terbaru yang digelar bersama Dinas Pertanian. Ketiga fokus tersebut mencakup penguatan program pokok pikiran (pokir), percepatan ekspor jagung, serta optimalisasi peran Koperasi Merah Putih.
Ketua Komisi II, Mikson Yapanto, menyatakan bahwa ketiga agenda ini mendesak untuk segera ditindaklanjuti karena langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat dan daya saing ekonomi daerah.
“Program pokir harus benar-benar menyasar kebutuhan riil masyarakat. Di sisi lain, ekspor jagung harus terus didorong, dan Koperasi Merah Putih perlu diberdayakan lebih optimal sebagai motor penggerak UMKM,” ujar Mikson, Selasa (10/6/2025).
Dalam rapat tersebut, isu penurunan produksi jagung turut menjadi sorotan. Hal ini berdasarkan hasil temuan lapangan saat Komisi II mengunjungi sejumlah silo sebelumnya, di mana petani mengeluhkan penurunan hasil panen akibat keterbatasan bibit unggul.
“Kami mendengar langsung keluhan para petani. Mereka butuh dukungan nyata dari pemerintah, terutama dalam penyediaan bibit berkualitas dan edukasi teknis,” jelas Mikson.
Ia menekankan bahwa kualitas bibit menjadi faktor kunci peningkatan produktivitas. Jika produksi meningkat, maka peluang ekspor pun akan semakin terbuka, berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Komisi II juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyelesaikan kendala-kendala teknis yang dihadapi petani dan pelaku UMKM.
“Koordinasi yang baik antar instansi akan mempercepat solusi di lapangan. Dengan kerja bersama, sektor pertanian dan UMKM Gorontalo bisa tumbuh lebih kokoh dan berkelanjutan,” pungkas Mikson.












