LINTASPOST.ID, Gorontalo – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo resmi menegaskan langkah pemutusan hubungan kerja sama dengan Bank Sulut-Gorontalo (BSG). Setelah memindahkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke Bank Tabungan Negara (BTN) serta menarik aset berupa lahan yang kini ditempati Kantor BSG Cabang Gorontalo, Pemkot memastikan akan menarik penyertaan modal senilai sekitar Rp 35 miliar dari bank tersebut.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyebut keputusan itu diambil menyusul hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BSG di Manado. RUPS yang dipimpin Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, mencoret perwakilan Gorontalo dari jajaran komisaris dan direksi, kemudian menggantinya dengan kolega pribadi. Bahkan Komisaris Utama yang baru, Ramoy Markus Luntungan, diketahui merupakan ketua tim sukses Selvanus pada Pilgub Sulut 2024.
“Kita akan tarik penyertaan modal yang ada di BSG, sekitar Rp 35 miliar. Kepala Badan Keuangan segera buat suratnya,” tegas Adhan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan, dan Kemasyarakatan di Bandhayo Lo Yiladia, Selasa (23/9) malam.
Dari laman resmi BSG, Pemkot Gorontalo tercatat sebagai pesaham ke-6 dari 25 pemegang saham dengan share 2,70 persen atau setara Rp 34,02 miliar. Saham terbesar dimiliki Pemprov Sulut (35,88 persen), PT Mega Corpora (24,82 persen), dan Pemprov Gorontalo (5,79 persen).
Adhan menegaskan dana hasil penarikan penyertaan modal tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan Kantor Wali Kota Gorontalo di kawasan Jalan Prof. J.A. Katili, eks Terminal 42 Andalas. Rencana ini, kata dia, sudah tercantum dalam RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) Kota Gorontalo.
“Dana itu lebih bermanfaat untuk daerah. Membangun kantor wali kota di Andalas sudah masuk dalam RPJPD saya, dan ini salah satu cara merealisasikannya,” ujar Adhan.
Ia juga menyindir rival politiknya pada Pilkada 2024 lalu yang sempat meragukan komitmennya membangun kantor wali kota dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas.
“Saat itu saya bilang, pasti ada caranya sekalipun anggaran defisit. Dan inilah mungkin jalannya,” pungkasnya.













