LINTASPOST.ID, BOLMUT – Penetapan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) telah final. Melalui keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan keputusan nomor 992/IN/DPP/IV/2026 tertanggal 7 April 2026.
Namun, sebelum menjelang persiapan pelantikan ketua DPRD tersebut, Ketua Pengurus Besar Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow Utara (PB PPMIBU), Arjun Gumohung meminta srikandi PDIP tersebut untuk menepis isu yang sempat beredar terkait adanya dugaan keterlibatan Dewi Astuti Mondo dalam Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Menurut Arjun, sebagai calon pemimpin, seharusnya Dewi Mondo membersihkan isu-isu yang dapat merusak citra terhadap lembaga yang nantinya ia pimpin. Sebab, kata Arjun sebelum ada penetapan dari internal partai bahwa Dewi Mondo sebagai Ketua DPRD Bolmut, sempat beredar isu atau dugaan Dewi Mondo terlibat PETI.
“Kalau dugaan tersebut tidak benar, seharusnya Dewi Mondo sebagai calon ketua DPRD Bolmut harus menepis tudingan itu. Takutnya akan merusak citra terhadap lembaga yang nantinya ia pimpin,” ucap Arjun Gumohung.
Lebih lanjut, Arjun juga menegaskan bahwa jika benar dugaan terkait keterlibatan calon ketua DPRD tersebut dalam aktivitas PETI, seharusnya internal PDIP melakukan pertimbangan kembali terhadap putusan penetapan ketua DPRD Bolmut.
“Sebagai masyarakat Bolmut, saya juga berharap lembaga pemerintahan dipimpin dari sosok-sosok yang bersih dari perbuatan yang melawan hukum serta yang benar-benar mementingkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Terakhir, Arjun yang juga berprofesi sebagai jurnalis tersebut mengatakan bahwa ia juga mendengar isu dugaan keterlibatan calon Ketua DPRD Bolmut tersebut bahkan ia sempat menghubungi Dewi Astuti Mondo melalui via Whatsapp namun sampai saat ini tidak mendapat balasan.
“Saya sempat mendengar dugaan keterlibatan Dewi Mondo dalam aktivitas PETI ini, sebagai jurnalis, saya juga telah berupaya menghubungi beliau lewat pesan Whatsapp guna memastikan dugaan itu benar atau tidak. Namun sampai saat ini saya tidak mendapat balasan pesan dari beliau,” tutup Arjun Gumohung.










